Kamis, 29 November 2018

proyeksi gambar

PENGENALAN PROYEKSI GAMBAR


     Kali ini saya akan membahas sedikit mengenai proyeksi gambar yang harus umumnya diketahui oleh para engineer.


                                       

       Proyeksi adalah gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar menurut cara-cara tertentu . Proyeksi dibagikan menjadi dua yaitu Proyeksi Aksonometri dan Proyeksi Oblique.

PROYEKSI PIKTORIAL
1. Proyeksi Aksonometri

                                      


Proyeksi Aksonometri adalah proyeksi menggambar benda dengan ketentuan sudut proyeksi dan skala pemendekan yang telah ditetapkan melalui proyeksi isometri, dimetri dan trimetri.
Aksonometri adalah sebuh sebutan umum untuk pandangan yang dihasilkan oleh garis-garis proyeksi suatu benda. Dalam penggambaran ini garis-garis pemroyeksi ditarik tegak lurus terhadap bidang proyeksi.
    Aksonometri merupakan salah satu modifikasi penggambaran satu bentuk yang berskala. Gambar aksonometri berguna untuk dapat lebih menjelaskan bentuk suatu bangunan, baik itu bentuk bangunan seutuhnya, potongan bangunan yang memperlihatkan struktur atau interiornya, detail bagian bangunan atau sampai menunjukkan skema utilitas suatu bangunan.

2. Proyeksi Miring
                                     


Di dalam proyeksi miring, garis-garis proyeksi yang terjadi tidaklah tegak lurus terhadap bidang proyeksi, melainkan membentuk sudut terhadap bidang proyeksi.

3. Proyeksi Perspektif

                                   


    Perspektif Satu Titik Hilang (one point perspective)
Sistem perespektif ini digunakan untuk menggambar obyek (benda) yang terletak relatif dekat dengan mata.
    Perspektif Dua Titik Hilang (two point perspective)
Sistem gambar ini digunakan untuk menggambarkan benda-benda yang letaknya relatif jauh dan letaknya tidak sejajar (serong) terhadap mata pengamat.
    Perspektif Tiga Titik Hilang (three point perspective)
Gambar perspektif ini muncul akibat benda/obyek yang diamati jauh di bawah atau ke atas horizon.

PROYEKSI ORTOGONAL

                                             

    Proyeksi orthogonal adalah proyeksi suatu titik, garis, bidang, dan benda terhadap suatu bidang proyektor yang tegak lurus terhadap bidang proyektornya .

Co

Minggu, 25 November 2018

Dasar Gambar Teknik

Dasar - dasar Gambar Teknik

Pengertian menggambar teknik adalah gambar yang bersifat tegas, terdiri dari garis-garis, simbol-simbol serta tulisan tegak yang telah disepakati atau mempunyai standar tertentu. Sebuah gambar adalah suatu bentuk goresan yang sangat jelas dari benda nyata, ide atau rencana yang diusulkan untuk pembuatan atau konstruksi selanjutnya. Gambar mungkin berbentuk banyak, tetapi metode membuat gambar yang sangat jelas adalah sebuah bentuk alami dasar dari komunikasi ide-ide yang umum. Pada dunia keteknikan gambar yang berkaitan dengan keteknikan disebut dengan gambar teknik.

Fungsi Gambar Teknik :

  • Penyampaian Informasi.
  • Penyimpanan dan penggunaan keterangan (data teknis).
  • Cara-cara pemikiran (perencanaan) data penyiapan informasi

Standar Ukuran Kertas Menurut ISO :
  • -A4à 210 mm x 297 mm.
  • -A3à 297 mm x 420 mm.
  • -A2 à 420 mm x 594 mm.
  • -A1 à 594 mm x 840 mm.
  • -A0 à 841 mm x 1189 mm.
  • -A0 & A1 garis tepi 20 mm.
  • -A2, A3 & A4 garis tepi 10 mm.

Peralatan & Perlengkapan Menggambar :
  • Meja gambar & kursi.
  • Penggaris segitiga (45° & 30°-60°).
  • Pensil mekanik 0.3 & 0.5.
  • Mall huruf 0.3 & 0.5.
  • Kertas gambar & lingkaran.
  • Karet & mall penghapus.
  • Jangka & busur derajat.
  • Penggaris (min. 30cm).
  • Rapido 0.1, 0.3 & 0.5.
  • Kalkulator.
Macam-macam Garis & Kegunaannya Garis-garis pembentuk dalam gambar teknik dibedakan bentuk dan ukurannya menurut bermacam-macam fungsi. Oleh karena itu pada lukisan-lukisan dasar yang akan dibuat hendaknya mulai menerapkan aturan ini. Pembagian garis-garis gambar tersebut adalah sebagai berikut ;

semua-tentang-teknik.blogspot.co.id

Teknik Menggambar Garis gores & Garis bertitik

semua-tentang-teknik.blogspot.co.id

Cara Pemberian Judul pada Gambar

semua-tentang-teknik.blogspot.co.id

Contoh Gambar Teknik

semua-tentang-teknik.blogspot.co.id

Jenis-Jenis Potongan :

  • Potongan penuh.


semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Potongan Penuh
  • Potongan setengah.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id

  • Potongan setempat.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
  • Potongan meloncat.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id



Macam - macam Proyeksi

Berdasarkan teknis (gaya) pembuatannya, maka proyeksi dibagi menjadi dua buah yaitu:

  • ANSI Proyeksi sudut pertama atau biasa dikenal dengan gaya Eropa.
  • ISO Proyeksi sudut ketiga atau dikenal dengan gaya USA.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Bidang - bidang Proyeksi

Bidang-Bidang Proyeksi

Suatu ruang dibagi menjadi empat bagian yang dibatasi oleh bidang-bidang depan, bidang vertikal, dan bidang horizontal. Ruang yang dibatasi tersebut dikenal dengan sebutan kuadran. Ruang di atas bidang H, di depan bidang D, dan di samping kanan bidang V disebut kuadran I. Ruang yang berada di atas bidang H, di depan bidang D, dan disebelah kiri bidang V disebut kuadran II. Ruang disebelah kiri bidang V, di bawah bidang H, dan di depan bidang D disebut kuadran III. Ruang yang berada di bawah bidang H, di depan bidang D, dan di sebelah kanan bidang V disebut kuadran IV.

a. Proyeksi di Kuadran I (Proyeksi Eropa).
Bila suatu benda diletakkan di atas bidang horizontal, di depan bidang D, (depan) dan di sebelah kanan bidang V (vertikal) maka benda tersebut berada di kuadran I. jika benda yang terletak di kuadran I kita proyeksikan terhadap bidang-bidang H, V, dan D, maka akan didapat gambar/proyeksi pada kuadran I yang dikenal juga dengan nama proyeksi Eropa. Gambar memperlihatkan titik yang terletak di kuadran I.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Proyeksi kuadran I

Keterangan:
A = titik kuadran-I
AD = proyeksi titik A di bidang D (depan)
AV = proyeksi titik A di bidang V (vertikal)
AH = proyeksi titik A di bidang H (horizontal)

Bila ketiga bidang saling tegak lurus tersebut dibuka, maka sumbu x dan y sebagai sumbu putarnya 
dan sumbu z merupakan sumbu yang dibuka/dipisah,seperti gambar berikut.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Pembentukan objek gambar dikuadran I

Selanjutnya batas-batas bidang dihilangkan maka menjadi bentuk di bawah ini
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id


Gambar Perspektif.

Gambar perspektif dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

a. Perspektif dengan satu titik hilang.
semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Perspektif satu titik hilang


b. Perspektif dengan dua titik hilang.


semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Perspektif dua titik hilang

c. Perspektif dengan tiga titik hilang.


semua-tentang-teknik.blogspot.co.id
Gbr. Perspektif tiga titik hilang

Proyeksi Ortogonal :

  • Garis-garis proyeksi sejajar.
  • Bidang proyeksi tegak lurus terhadap garis proyeksi.